Memuat data...
Wabup Grobogan Pimpin Rakor Monev MBG: Tekankan Kepatuhan SOP dan Kualitas Generasi Mendatang

Wabup Grobogan Pimpin Rakor Monev MBG: Tekankan Kepatuhan SOP dan Kualitas Generasi Mendatang

May 13, 202661 viewsKegiatan Wakil Bupati

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berbicara tentang distribusi makanan, tetapi juga kesiapan sistem pendukung di lapangan agar pelaksanaannya berjalan tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan.

Rabu (13/5/2026), Sekda Anang Armunanto memandu jalannya rapat koordinasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan MBG di Ruang Rapat Wakil Bupati secara hybrid, baik tatap muka maupun daring.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Bapak H. Sugeng Prasetyo selaku Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Grobogan bersama perangkat daerah dan pihak terkait.

Dalam rapat disampaikan perkembangan pelaksanaan MBG di Kabupaten Grobogan yang terus berjalan dan masih membutuhkan penguatan di berbagai aspek, mulai dari pemenuhan standar operasional, pengelolaan lingkungan, rantai pasok, hingga koordinasi antar pihak di lapangan.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa MBG merupakan program jangka panjang yang perlu dijaga bersama karena berkaitan dengan kualitas generasi mendatang. Karena itu, percepatan pelaksanaan tetap harus diiringi dengan kepatuhan terhadap SOP dan upaya penyempurnaan secara bertahap.

Sementara itu, Sekda menekankan bahwa rapat koordinasi ini menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus mencari solusi bersama.

Menurutnya, data pelaksanaan MBG bersifat dinamis karena berkaitan dengan cakupan wilayah, sebaran penerima manfaat, hingga kondisi sosial di masing-masing daerah, sehingga pelaporan yang rutin dan konsisten menjadi sangat penting.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pengelolaan sampah dan limbah di lingkungan SPPG agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Berbagai masukan disampaikan dalam rapat, mulai dari penguatan inspeksi kesehatan lingkungan, pemenuhan perizinan, pengelolaan limbah domestik, hingga pentingnya komunikasi yang baik antar pengelola dan mitra pelaksana.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait terus mendorong agar pelaksanaan MBG tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga tertib, aman, dan mampu memberi manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.