Memuat data...
Digitalisasi PBB: Pemkab Grobogan Gandeng Lembaga Lokal Guna Membumikan Layanan Non-Tunai

Digitalisasi PBB: Pemkab Grobogan Gandeng Lembaga Lokal Guna Membumikan Layanan Non-Tunai

Apr 14, 202618 viewsBerita Utama

PURWODADI – Transformasi digital di sektor perpajakan daerah terus dipacu guna memberikan kemudahan bagi wajib pajak. Pada Selasa (14/4/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, didampingi Kepala BPPKAD, menerima audiensi strategis dari Lembaga Kursus Komputer (LKK) Wahana Prestasi asal Desa Panunggalan, Pulokulon.

Pertemuan ini menjadi ajang diskusi krusial mengenai pengembangan platform layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berbasis digital. Fokus utamanya adalah bagaimana menciptakan sistem informasi dan pembayaran non-tunai yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga ramah bagi pengguna di tingkat pedesaan.

Keterlibatan Wahana Prestasi membawa perspektif unik dalam audiensi ini. Sebagai lembaga pelatihan yang berakar di lingkungan desa, mereka memahami betul hambatan psikologis dan teknis yang sering dialami masyarakat saat berhadapan dengan aplikasi digital.

"Kami ingin memastikan bahwa inovasi teknologi tidak justru menciptakan jarak bagi warga. Layanan PBB digital harus sesederhana mungkin agar warga di pelosok desa pun merasa nyaman beralih ke pembayaran non-tunai," ungkap perwakilan Wahana Prestasi.

Dalam pemaparannya, dibahas mengenai integrasi data yang memungkinkan masyarakat mengecek tagihan secara real-time. Sekda Anang Armunanto menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah memperkuat akuntabilitas pengelolaan pajak daerah.

Meskipun pertemuan ini bersifat pertukaran pandangan dan belum mengikat pada keputusan formal, audiensi ini menandai keterbukaan pemerintah terhadap masukan dari akar rumput. Harapannya, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan lokal dapat mempercepat literasi digital masyarakat.

Dengan layanan yang lebih mudah dipahami, target optimalisasi pendapatan daerah melalui PBB diharapkan dapat tercapai tanpa membebani masyarakat dengan prosedur yang rumit. Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien di Kabupaten Grobogan.